MUNA, TELISIK.ID - Para pejabat (Pj) kepala desa (Kades) di Muna yang akan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam penyambungan air bersih ke rumah masyarakat penghasilan rendah (MBR), terbilang keras kepala.
Intruksi Bupati Muna, LM Rusman Emba agar cepat merealisasikan program penyambungan air yang akan dibiayai melalui Dana Desa (DD), diabaikan begitu saja.
Buktinya, dari 12 desa yang tersebar di Kecamatan Kontunaga, Lohia dan Napabalano, baru lima desa yang menyetor nama-nama calon penerima manfaatnya di PDAM.
Perwakilan masyarakat Kecamatan Kontunaga, Irwan Sangia mensinyalir,
Pj kades sengaja mengulur-ngulur menyetor nama-nama calon penerima manfaat ke PDAM.
