Menurutnya, mereka diduga kuat akan mencari keuntungan dalam program air bersih yang telah dianggarkan di APBDes sebesar Rp 2,5 juta per kepala keluarga.

"Kami ingatkan para Pj kades agar membuang jauh-jauh pikiran untuk mencari keuntungan," tegas Irwan Sangia, Minggu (3/10/2021).

Ia meminta Bupati Muna, LM Rusman Emba untuk melakukan langkah-langkah agar air bersih bisa dirasakan oleh masyarakat.

Karena, ia menilai meski persoalan air bersih itu sudah dipresure DPRD, namun tidak ada realisasi.  

"Kami minta bupati agar mencopot para Pj kades itu. Mereka sudah menghalang-halangi kebijakan bupati untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," terangnya.