Hanya saja, tambah Harmin, untuk penganggaran pengadaan armada di tahun 2022 tidak dimungkinkan. Paling yang bisa dipenuhi adalah pengadaan selang, mesin pompa dan biaya pemeliharaan kendaraan.
"Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, pengadaan armada tidak bisa. Paling hanya untuk penyediaan onderdil dan pemeliharaan," ungkapnya.
Baca Juga: Dewan Sarankan Armada Damkar yang Rusak Diparkir di Kantor Bupati
Sementara itu, Kabid Damkar, Riktamin mengaku, usulan kebutuhan operasional telah ada. Paling urgen kebutuhan itu adalah selang, pemeliharaan kendaraan dan lembur petugas yang selama ini tidak pernah cukup setahun.
Baca Juga: Sering Mogok, Armada Damkar Diparkir di Kantor DPRD Muna
