“Kapten itu yang bisa mencerminkan ke-Binekaan, dan kedua bisa memastikan pasangan ini menang. Kalau kapten yang tidak bisa memastikan pasangan ini menang kan bukan kapten, itu kapton,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum PKB, Hanif Dhakiri, yang turut hadir dalam rapat menjelaskan, PKB dan NasDem baru menyepakati kriteria-kriteria umum anggota Timnas Pemenangan AMIN. Anggota Timnas Pemenangan AMIN nantinya juga akan melibatkan berbagai unsur.
“Tapi intinya Timnas nanti akan melibatkan sejumlah tokoh dari lintas ormas, lintas profesi, lintas agama, kemudian tokoh perempuan, tokoh generasi milenial, tokoh generasi Z, kemudian tokoh-tokoh lintas sektoral,” papar mantan Menteri Ketenagakerjaan pada Kabinet Kerja 2014-2019 ini.
Timnas Pemenangan AMIN selanjutnya akan menggelar rapat pada Senin (18/9/2023) depan. Salah satu agenda yang akan dibahas adalah terkait tim advokasi hukum yang nantinya bertugas mengawal pemenangan pasangan AMIN.
Terkait agenda tersebut, Hermawi tak membantah. Dia menyebut, akan ada pertemuan kecil beberapa ahli hukum dari PKB dan NasDem maupun dari beberapa personal untuk membuat tim hukum.
