Bahkan tambah dia, pihaknya siap mendorong kader internal PKB maju sebagai bupati Kolaka Utara jikalau hasil survei elektabilitas dan popularitas lebih tinggi dibanding kader lainnya.

"Nanti kita lihat hasil survei, kalau hasil survei ternyata elektabilitas dan popularitas kader lain tinggi serta pariabel lainnya sangat mendukung, kenapa bukan dia. Saya selaku Ketua DPC tidak terlalu ego dengan masalah ini," terangnya, Rabu (1/5/2024).

Bendahara DPC PKB Kolaka Utara, Fidal menuturkan, saat ini Hj. Ulfa Haeruddin atau yang akrab disapa Bu Aji telah mengambil formulir pendaftaran sebagai balon bupati di pantai Golkar, NasDem, PBB, dan PKB.

"Bu Aji sudah mengembalikan formulir di partai Golkar, NasDem, dan PKB. Sementara, pak Aji (H.Abbas. Red) hanya mengambil formulir di PBB dan PKB," ujar Fidal.

Sementara itu, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kolaka Utara, Misbahuddin membeberkan sejumlah alasan DPC PKB memilih mengusung kader internal sebagai balon bupati ketimbang wakil seperti periode lalu.