"Pertama, PKB memenuhi syarat untuk mengusung satu calon dengan komposisi perolehan kursi parlemen hasil pemilu 2024. Tentu dengan posisi kepala daerah kedepan kita mampu mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah," urainya.

Kata Misbahuddin, selama ini ada kecenderungan pemerintah daerah dalam menyusun program awalnya sangat bagus. Namun, ketika program berjalan hilang kesungguhan, kecerdasan terbangun ketika berfikir kepentingan kelompok atau tim sendiri dan menghilang jikalau untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga: Hanura Muna Beri Kesempatan Empat Balon Bupati Lengkapi Berkas hingga 7 Mei

"Bisa kita ketahui untuk program revitalisasi kakao kemarin konsep awalnya bagus bahkan masuk konsep swadaya, tapi ketika program ini berjalan kecerdasan untuk memperjuangkan kepentingan kepentingan kelompok masuk," katanya.

"Karena itu, kita berupaya agar figur-figur internal PKB maju sebagai kosong satu (Bupati.red). Kita punya kader potensial, ada alur politik yang kita bawa, ada ideologi politik yang kita bangun," tambahnya.