Ketiga, pasangan Lukman Abunawas-La Ode Ida ini merupakan pasangan yang merepresentasikan daratan dan kepulauan yang menjadi ciri khas Bumi Anoa.
"Sulawesi Tenggara memiliki wilayah daratan dan kepulauan. Pak Lukman adalah figur panutan di daratan dan La Ode Ida adalah figur yang memiliki nama di kepulauan," tegas Jaelani.
Keempat, lanjut Jaelani, Lukman Abunawas memiliki rekam jejak dan pengalaman yang mumpuni selama mengabdi di Sulawesi Tenggara.
Sebelum jadi politisi, Lukman Abunawas merupakan birokrat tulen yang karirnya dimulai dari pegawai biasa, lurah, camat hingga Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara dan Wakil Gubernur Sultra.
"Beliau juga pernah menjadi Bupati Konawe. Artinya, pak Lukman memiliki riwayat perjalanan yang cukup paripurna dalam menatap pembangunan Sultra nantinya," bebernya.
