"PKB di tangan Jaelani ini ada nuansa baru yang bisa dibawa, salah satunya PKB itu punya basis di kalangan santri dan pesantren-pesantren, dalam hal ini pemilih-pemilih yang agamais," tuturnya, Kamis, (15/12/2022).
Ia mengatakan jika PKB dikelola dengan baik, maka basisnya di Kabupaten Buton bisa menjadi lumbung suara. Mengingat Kabupaten Buton merupakan daerah kesultanan sehingga basis agama yang ada di sana cukup kuat.
Saat melakukan survei di Kota Kendari, suara dari partai Muhaimin Iskandar itu masih rendah, karena PKB Sulawesi Tenggara kurang konsisten menggarap suara-suara tradisional yang dimiliki sesuai dengan ideologi yang mereka kedepankan, yaitu berbasis agama.
"Kalau itu dikembalikan pada PKB khususnya di bawah pimpinan Jaelani, maka sudah pasti PKB mendapatkan kursi yang jauh lebih bagus di 2024," beber Najib Husain yang juga dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO).
Ia juga menyebut, salah satu yang harus dirubah adalah pola pendekatan yang dilakukan PKB harus kembali ke basis awal, utamanya kelompok-kelompok Islam tradisional karena hal tersebut merupakan basis suara PKB, berbeda dengan pola Muhammadiyah atau partai-partai lain yang lebih mengarah basis Islam modern.
