Baca Juga: Sisir Jember, KPU Jawa Timur Bidik Suara Pelajar di Pemilu 2024
Pengamat politik Sulawesi Tenggara, M Najib Husain mengungkapkan, survei elektabilitas kandidat calon Wali Kota Kendari di Pilkada 2024 yang dilakukan pada Juni 2022 menempatkan Sulkarnain dalam tiga besar.
Saat itu diketahui Sulkarnain masih menjabat Wali Kota Kendari dan akan berakhir 9 Oktober 2022.
Najib menerangkan, mempertahankan elektabilitas menjadi tugas berat Sulkarnain di saat dia tidak lagi menjabat. Untuk menjaga elektabilitas yang dimiliki, membutuhkan usaha yang besar.
"Makanya kemarin saya sampaikan jika Sulkarnain ingin elektabilitasnya tetap bertahan maka dia harus membuat program-program yang populis," ucap Najib.
