KENDARI, TELISIK.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diprediksi terdepak sebagai partai penguasa di Kota Kendari pada kontestasi 2024 mendatang.

Pengamat politik Sulawesi Tenggara, Dr. M Najib Husain melihat kehadiran sejumlah partai baru termasuk Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia yang lahir dari konflik internal PKS menjadi ancaman serius bagi PKS dalam mempertahankan posisinya.

Dengan dinamika yang ada menjadikan PKS di 2024 berbeda dengan 2019. Sebab pada 2024, partai yang dikomandoi Andi Mansyur sebagai Ketua DPD PKS Kota Kendari, akan berhadapan dengan kadernya yang beralih memilih Gelora atau partai lain.

"Dengan pecahnya PKS dan kemudian lahirnya partai baru, kalau menurut saya warna lain akan muncul di 2024," ucap Najib, Minggu (31/7/2022).

Najib melihat dari dinamika yang terjadi di Internal PKS telah dijawab oleh sejumlah lembaga survei yang menempatkan elektabilitas PKS di Kota Kendari di urutan kelima.