“Oleh sebab itu perlu dilakukan peningkatan kapasitas daya tampung pada mesin yang dioperasikan,” jelas Merdin.
Saat ini PLN ULP Kota Baubau menunggu alat yang akan digunakan untuk menangani permasalahan yang dihadapi. Kasim mengatakan, pihaknya menargetkan perbaikan rampung dikerjakan pada Juli 2025 mendatang.
“Kami pastikan secepatnya, insha Allah kalau mesin yang satunya sudah beroperasi sudah bisa menjadi 12 jam,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Kebut Pembangunan Daerah Tertinggal di Buton Selatan
Upaya ini diharapkan pelayanan pasokan aliran listrik yang semula 6 jam dapat dioptimalkan menjadi 12 jam untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga masyarakat Pulau Batu Atas.
