Setelah dilakukan pemeriksaan belakangan diketahui bahwa korban merupakan cucu dari tersangka DS. "Jadi yang melakukan ini adalah kakek tirinya (korban AS)," ujar Edwin.

Edwin juga menjelaskan perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oleh pelaku ini mulai terbongkar ketika ibu korban mendapati tanda-tanda yang tidak wajar pada diri putrinya.

"Korban mengeluh sakit pada bagian bawah perutnya dan merasa ingin kencing. Sebelum sampai di kamar mandi korban langsung kencing di lantai dan pada saat itu ibu korban melihat darah berceceran di lantai," tutur Edwin.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis di RS Bhayangkara Kendari, didapati bahwa terdapat luka di bagian alat kelamin korban akibat benda tumpul.

"Ketika ditanya anak tersebut menyampaikan bahwa bapak tua (tersangka DS) yang melakukan itu," kata Edwin.