KENDARI, TELISIK.ID - Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sultra protes terkait kebijakan Komandan Satgas Pemusatan latihan daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) Sultra Asar.

Pasalnya, Komandan Satgas Pelatda PON Sultra tidak mengakomodir hasil seleksi atlet dayung yang telah digelar PODSI Sultra pada 22-24 Juni 2021.

Sekretaris Umum PODSI Sultra, Kadir Ole mengaku, PODSI Sultra menyampaikan surat pada gubernur Sultra tentang mosi tidak percaya pada Komandan Satgas PON Sultra Asar.

Mantan anggota DPRD Sultra ini menjelaskan, polemik yang terjadi dalam seleksi atlet dayung bermula dari surat yang dikeluarkan Satgas Pelatda PON Sultra tanggal 30 Juni 2021, yang meminta pada PODSI Sultra melakukan seleksi ulang atlet yang akan mengikuti pelatda PON.

Surat itu berisi beberapa hal diantaranya, menyampaikan bahwa hasil seleksi yang digelar PODSI Sultra tanggal 22-24 Juni 2021 tidak melibatkan semua atlet dayung, sehingga masih ada beberapa atlet yang tidak ikut seleksi.