"Kalau batang pokok pohon ini tingginya hanya sekitar 40 centi meter, hanya daunnya panjang-panjang. Untuk menghindari orang yang datang lihat lagi, sekarang pohon ini kami pagari," tambahnya.
Meski dengan kondisi batang yang pendek dan tumbuh di ladang tandus bebatuan, pohon itu berbuah lebat.
Baca Juga: Disdag Kolut Telusuri Peredaran Daging Import Asal India
"Memang daerah tandus, tapi caranya itu kita tanam di sela-sela batu. Kalau nenek moyangnya kita dulu dia tanamkan kacang dengan ubi jalar di lokasi itu," jelasnya.
Selama hidup, pohon tersebut sudah dua kali berbuah. Hanya karena jarang disiram dan tak memiliki pohon jantan, proses pembuahan pertama gagal sebelum menguning. Padahal pada pembuahan pertama lebih padat ketimbang pembuahan kali ini.
