Harapan dari pelatihan tersebut kata Sri Resqina, agar para peserta dapat menyerap ilmu dan mengaplikasikan dalam rangka menunjang pengembangan desa wisata.
Baca Juga: Insentif Perangkat Desa Belum Dibayar, DPMD Muna Pastikan jadi Utang Daerah
Sementara itu, analisis kebijakan ahli madya Kemenperkraf, Rinto Taufik Simbolon sebagai pemateri di pelatihan tersebut menekankan di segi keramahtamahan.
Sebagaimana budaya ketimuran yang selalu menunjukkan senyum dan ramah tamah dengan bicara yang baik dan benar sebagaimana dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (B)
Penulis: Iradat Kurniawan
