Tak hanya itu, Polda Jawa Timur telah memberikan atensi untuk Malang Raya dan Batu. Alasannya, dua wilayah tersebut menjadi sasaran kunjungan wisata di Jawa Timur dalam pergantian tahun baru nanti.

"Di Malang Raya semua jalur alternatif dibuka dengan mengerahkan kekuatan untuk menciptakan rasa aman. Di intensifkan juga melakukan pemeriksaan dengan sasaran senjata tajam, narkoba dan miras," terangnya.

Taslim mengaku, kawasan wisata di Malang Raya menjadi titik paling rawan kemacetan, karena jumlah volume kendaraan yang masuk melebihi kapasitas jalan.

"Untuk itulah, satu-satunya upaya yang dilakukan aparat kepolisian adalah menjaga arus lalu lintas tetap berjalan," terangnya.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto beberapa waktu lalu mengatakan, jumlah personel yang dilibatkan sebanyak 18.855. Rinciannya, dari Polda 11.186, TNI sebanyak 1.825, Pemda sebanyak 3.797 dan elemen masyarakat yang kita ikutkan sebanyak 2.047.