Kata dia, kebijakan ini diinisiasi oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, yang berupaya memastikan bahwa penerimaan Bintara Polri dapat merata ke seluruh wilayah  17 Kabupaten kota di Sulawesi Tenggara.

"Kami berharap penerimaan Bintara yang lebih inklusif ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Dengan adanya perwakilan dari berbagai daerah, kehadiran kepolisian diharapkan semakin merata dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat," tambah Kombes Pol Beny.

Polda Sultra berharap bahwa dengan pembukaan kuota yang merata ini, banyak calon Bintara berkualitas dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara akan muncul dan berpartisipasi.

Keberadaan para calon Bintara ini nantinya akan memperkuat institusi kepolisian di provinsi ini, sehingga mampu meningkatkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah.

Dengan kebijakan ini, Polda Sultra menunjukkan komitmennya untuk membangun kepolisian yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, serta memastikan bahwa kesempatan untuk menjadi anggota Polri tersedia bagi semua warga negara, tanpa memandang latar belakang daerah.