Dalam keterangan tertulis yang diterima Telisik.id, Kombes La Ode Proyek Widu dalam sambutannya menegaskan bahwa lomba debat hukum ini diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara 1 Juli mendatang.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan sinergitas antara Polri dan perguruan tinggi dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Para peserta debat hukum dihadapkan pada materi yang berkaitan dengan dua isu penting, yaitu restorative justice dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Kedua materi ini dipilih karena dianggap perlu dipahami oleh generasi muda, khususnya mahasiswa hukum, agar dapat membantu Polri dalam menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat.
Pemenang lomba debat hukum ini akan mendapatkan hadiah menarik dan berkesempatan untuk berkompetisi di tingkat regional di Makassar. Jika berhasil menjadi juara di Makassar, mereka akan melaju ke tingkat nasional dan berkompetisi di Mabes Polri.
