"Sejujurnya, perasaannya lebih baik dibandingkan kemarin, tetapi ia tidak mampu menekan pengereman dengan kuat," kata manajer tim Aprilia, Paolo Bonora.
"Rencananya adalah kembali ke Spanyol sesegera mungkin dan berupaya maksimal untuk memulihkan kondisinya. Ia langsung kembali ke Spanyol, kemudian kami bersama-sama memeriksa setiap hari bagaimana kondisinya membaik, dan kami fokus agar ia bisa tampil di Qatar," kata Bonora.
Martin dijadwalkan segera pulang ke Spanyol untuk menjalani pemulihan, dengan target kembali pada Grand Prix Qatar berikutnya. Target itu bukan jaminan, sebab kepastian tampil tetap bergantung pada perkembangan pemulihan pergelangan tangannya. Bagi Martin, keputusan mundur ini terasa pahit karena ia sudah berupaya keras untuk tetap membalap di Sepang.
Peluang Gelar Marc Marquez Membesar
Mundurnya Martin membuka peluang besar bagi Marc Marquez di klasemen. Sebelum Sepang, Marc hanya unggul 10 poin atas Martin, sehingga absennya sang rival membuat Marc berpeluang memperlebar jarak secara signifikan. Bila Marc menyapu bersih sprint dan balapan utama di Sepang, selisihnya atas Martin bisa membesar menjadi 47 poin. Meski demikian, perebutan gelar belum tertutup karena masih ada 111 poin yang diperebutkan pada tiga seri tersisa setelah Sepang.
Namun, jalan Marc menuju poin maksimal tidak akan mudah. Alex Marquez telah membuktikan kecepatannya di Sepang, tempat ia memenangi balapan tahun lalu, dan kini ia start dari posisi terdepan. Acosta, Ogura, dan Bezzecchi juga menunjukkan kecepatan yang cukup untuk mengganggu dominasi Ducati pada sprint Sabtu sore dan balapan utama Minggu. Sprint dijadwalkan berlangsung Sabtu sore waktu setempat, beberapa jam setelah kualifikasi.
