Setiap rumah di Kelurahan Palahidu dan Rukuwa selalu menyiapkan sajian di atas meja, berupa kue lebaran atau pun cemilan snack yang diperuntukkan untuk warga yang datang ke rumah.

"Tradisi ini sudah turun temurun. Walau terjadi perubahan, namun aktivitas ini masih bertahan hingga sekarang," ujar salah satu tokoh adat di Pulau Binongko, Jaudin, Kamis (29/6/2023).

Suasana warga saling mengunjungi setiap rumah di Kelurahan Rukuwa dan Palahidu. Foto: Wiwik Prihastiwi/Telisik

 

Jaudin juga mengungkapkan, jika zaman dulu menyajikan makanan berupa nasi, daging atau pun kue khas Wakatobi seperti cucur, paka (kue karasi), epu-epu dan lainnya. Sekarang umumnya warga menyajikan berupa kue lebaran dan cemilan snack yang banyak diminati anak kecil. Perubahan ini terjadi tahun 80-an.

Ia juga melanjutkan, dulunya aktivitas itu dilaksanakan 2 sampai 3 hari. Hal ini disebabkan karena pada saat itu masih terdapat perkampungan yang berada di pegunungan yang dikenal dengan Kampung Kaluku.