Jonathan Gah menegaskan, sebelum ada klarifikasi dari Ketua Umum Agus H. Yudhoyono (AHY) tentang ADRT hingga dipilihnya Leonardus Lelo sebagai Ketua DPD, mereka akan terus menolak seluruh kegiatan Demokrat di NTT.

Menurut Jonathan, AYH harus memberikan klarifikasi mengenai putusan hasil Musda DPD Partai Demokrat NTT pada Oktober 2021 lalu, yang menetapkan Leonardus Lelo sebagai ketua terpilih, walaupun Jefri Riwu Kore mendapatkan dukungan 12 DPC, dibanding Leonardus Lelo yang hanya mendapatkan 11 dukungan.

"DPP punya satu suara dan hasil putusannya Leonardus Lelo terpilih sebagai ketua. Anak kecil saja tahu, mana yang lebih besar 11 atau 12 sehingga hari ini kita lakukan aksi sebagai pemberitahuan kepada polisi, agar tidak memberikan izin kegiatan tersebut," ungkapnya.

Dalam orasinya, Jonathan mengajak masyarakat yang melintasi Jalan Rimor Raya, untuk tidak lagi memilih Partai Demokrat dalam pesta demokrasi apa pun.

Sementara itu Partai Demokrat NTT terus melakukan rapat konsolidasi.