KOLAKA TIMUR, TELISIK.ID - Polres Kolaka Timur melakukan pendalaman terhadap 80 jeriken BBM jenis pertalite yang diangkut mobil pick up yang terbakar di jalan poros Rate-Rate - Ladongi Kelurahan Tababu, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Rabu (6/12/2023) malam.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Kolaka Timur, AKBP Yudhi Palmi DJ, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler. Dia menjelaskan, BBM ini dari Kolaka menuju Morowali dan ada aturan yang dilanggar karena BBM pertalite tersebut merupakan BBM subsidi jenis BBM khusus penugasan (JBKP) yang disubsidi pemerintah seperti premium.

Yudhi mengatakan, untuk keterangan awal, pihaknya sudah ambil dari sopir mobil pick up dan akan lebih didalami lagi terkait dengan asal usul pertalite tersebut.

"Nanti akan kami dalami dulu, dan kita lihat apakah ada aturan yang dilanggar dari pemilik BBM yang ada pada mobil yang terbakar tersebut," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil Grand Max yang mengangkut 80 jeriken BBM bersubsidi jenis pertalite diduga akan diselundupkan ke Sulawesi Tengah, tepatnya di Desa Labota, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali.