Razia yang dilakukan personel Polresta Kendari bersama TNI dan Satpol PP ini, untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di malam hari.
Polresta Kendari menunurunkan 196 personel, Polda Sulawesi Tenggara 25 personel, Brimob Sulawesi Tenggara 40 personel, unsur TNI dalam hal ini Polisi Militer AD 10 personel, AU 8 personel dan AL 10 personel serta Pol PP 15 personel.
Baca Juga: Tari Mondotambe di Peresmian Kedai Ratu Alam
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahman menjelaskan bahwa giat razia berangkat dari evaluasi pelanggaran keamanan dan ketertiban yang seringkali terjadi pada malam hari.
"Dari hasil evaluasi kamtibmas bahwa sering terjadi kejahatan di malam minggu terutama penganiayaan menggunakan senjata tajam, pelanggaran lalu lintas, pesta miras di jalan, dan balap liar," terang Muh. Eka Fathurrahman.
