Informasi yang diterima, sebelum terjadinya penganiayaan yang dilakukan oleh AH. Ken Admiral awalnya mengirim pesan kepada AH. Korban bertanya apa hubungan AH dan SH. Kemudian Ken Admiral dan AH bertemu dan di Jalan Gagak Hitam. Akan tetapi, sampai disana akhirnya anak perwira polisi itu melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral.

Penyerangan itu dilakukan AH ketika Ken Admiral sedang berada di dalam mobil, kemudian AH juga merusak spion mobil Ken Admiral. Melihat kaca spion mobilnya rusak, selanjutnya Ken Admiral mendatangi rumah AH. Akan tetapi, dia malah dimarahi dan terjadilah penganiayaan yang sadis dan mengakibatkan korban menjadi mengalami luka.

"Jadi, keterangan SH masih kami butuhkan. Sehingga SH akan kami lakukan pemeriksaan tambahan. SH ini adalah teman wanita dari Ken Admiral dan AH," tambahnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai keterlibatan SH dan apakah SH merupakan sosok yang menyebabkan insiden penganiayaan itu terjadi. Namun, perwira polisi ini enggan membeberkan lebih detail.

"Jadi, SH ini statusnya masih pelajar. Dia (SH) juga bukan sosok yang memprovokasi terjadinya penganiaya itu. Status SH dalam kasus ini adalah saksi," terangnya.