Mahasiswa merangkap driver ojol yang menjadi korban, Syarif, mengaku telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada polisi. Ia pun berharap segera mendapatkan keadilan dari kejadian yang menimpanya.
Baca Juga: Pembunuh Anggota Polres Buton masih Misterius, AKP Suwoto: Jangan Ada Lagi Korban
"Saya sudah diperiksa juga. Saya serahkan saja kepada penegak hukum. Mudah-mudahan cepat selesai dan saya juga mendapatkan keadilan," ujar Syarif di Mapolsek Baruga, Sabtu (19/4/2025).
Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi pada 6 Maret 2025 ini berawal dari keluhan Syarif pada pengelola SPBU Baruga. Dia saat itu mengeluhkan motor yang dikendarainya mogok hingga masuk bengkel setelah mengisi bahan bakar jenis pertalite di SPBU Baruga.
Bukannya mendapat pelayanan yang baik, Syarif sebaliknya mendapat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pegawai SPBU. (B)
