Mereka menuntut janji Mr. Tony 14 Desember 2020 lalu yang akan merekrut Anggota Ormas Tamalaki yang ikut membantu mengamankan perusahaan dengan diposisikan sebagai staf keamanan.
Baca juga: KMP Dharma Kencana I Resmi Berlayar di Bombana
Tak hanya itu, massa juga menuntut agar segera memecat Site Manager HRD Ahmad Zaekusen dan juga Asisten HRD Haris dan Staf Rekrutmen Dhea, karena dianggap telah menipu atau membuat permohonan palsu kepada Pemkab Konawe terkait Permohonan Staf Keamanan.
Diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa berlangsung ricuh, membuat situasi di sekitar lokasi mencekam. Warga yang tinggal di sepanjang jalan hauling berusaha menyelamatkan diri.
Dari potongan video yang beredar, aksi yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut berujung pengrusakan beberapa kendaraan yang terparkir di bahu jalan.
