Polisi juga masih mendalami apakah SR menerima sejumlah uang sebagai imbalan dalam pembuatan video tersebut. Hingga kini, pihak berwenang belum menemukan bukti yang mengarah ke dugaan itu.

“Itu masih kami dalam penyelidikan,” kata Angga.

Selain memeriksa SR, polisi juga tengah memburu pelaku yang menyebarkan video tersebut. Penyebaran konten asusila di media sosial menjadi perhatian serius, dan polisi berupaya mengungkap siapa pelaku yang pertama kali menyebarkan rekaman tersebut.

“Untuk update-nya akan kami rilis lebih lanjut,” tambah Angga.

Setelah video itu viral, keberadaan SR seolah menghilang. Polisi telah mendatangi rumahnya, tetapi tidak menemukan dirinya di sana. Hal ini menambah tantangan bagi penyidik dalam melanjutkan proses pemeriksaan.