"Kami juga akan menggali motif dari pelapor (korban) atau pun pihak terkait mengenai penyataan tentang adanya luka tembak yang dialami korban," tuturnya.
Sebelumnya, seorang demonstran penolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Baubau Provinsi Sultra dilaporkan tertembak di lengan kiri.
Mahasiswa bernama Nur Sya'ban yang juga Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum Unidayan itu diduga tertembak pada Jumat 9 Oktober 2020 lalu saat demo ricuh menolak Omnibus Law di DPRD Kota Baubau. (A)
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
Editor: Kardin
