"Datanglah dua orang dalam kondisi mabuk ke sekretariat Tawon dan kedua kalinya datang dia bawa informasi tidak bagus untuk cari tempat kita baku tabrak," jelasnya.

Ahmad juga menegaskan, aksi ini tak ada sangkut pautnya dengan suku. Pihaknya hanya ingin mencari pelaku yang telah menganiaya anggotanya.

Baca Juga: Akibat Bentrok, Warga Lorong Lumba-Lumba Tak Bisa Keluar Belanja Buka Puasa

Sementara itu, Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto menuturkan, segera menangkap pelaku penganiayaan anggota dari Tawon.

“Kami fokus mencari pelaku, kepada anggota Tawon masalah ini serahkan aja ke kita, kita yang bekerja, soal keamanan keluarga anggota Tawon kami akan melakukan pengawalan," ujar Didik. (B)