"Kami dari kementerian akan mengawal kasus ini. Bahkan untuk pendidikan anak ini menjadi perhatian kami," ungkapnya.

Sedangkan adanya selaput dara korban yang terluka. Kementerian meminta agar polisi terus mengembangkannya.

Baca Juga: Gas PT SMGP Diduga Racuni Warga

"Kapan itu terjadinya, kami harapkan pihak kepolisian terus melakukan pendalaman. Kami dari kementerian akan terus mendampingi anak ini," terangnya.

Sebagaimana diketahui, seorang siswi SD di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara diduga menjadi korban pemerkosaan dilakukan oleh pimpinan yayasan, kepala sekolah, tata usaha dan pekerja kebersihan.