“Kalau sekadar kritik pedas, ada sedikit hujat-menghujat, dibuat meme atau yang lainnya, itu masih sangat kita bisa pahami sebagai bagian dari demokrasi, apalagi ini memang sedang momentum Pemilu. Tapi kalau sudah mengancam, ini harus benar-benar diusut,” tegasnya.

Anggota DPR yang juga kader Partai NasDem ini mengingatkan, masyarakat yang simpatisan maupun tim pendukung masing-masing pasangan capres-cawapres, menjaga suasana kondusif dan menahan diri agar tidak terprovokasi.

Karena itu, Sahroni meminta aparat kepolisian harus membantu mewujudkannya dan masyarakat pun ‘bersuara’ dengan batasan yang wajar.

Juru bicara Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Iwan Tarigan, membenarkan adanya ancaman penembakan terhadap Anies. Dia pun meminta kepolisian segera melakukan investigasi.

Baca Juga: PPATK: Transaksi Rekening Caleg Rp 21,01 Triliun, Bawaslu Sebut Biaya Kampanye Partai Anak Jokowi Tak Rasional