Untuk kegiatan masyarakat, lanjut Yusep, sesuai kesepakatan tiap tahunnya, akan dilokalisir di wilayah masing-masing.

"Dengan adanya lokalisir tersebut diharapkan tidak terjadi penumpukan atau pawai yang mengganggu masyarakat setempat," terangnya.

Sedangkan untuk operasi insidentil, lanjut Yusep, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang patut diduga membawa sajam atau narkoba yang meresahkan masyarakat.

"Nanti Kabag Ops Polrestabes Surabaya yang akan memimpin operasi tersebut," terangnya.

Baca Juga: Kapolda Sumatera Utara Akui Ada Masalah di Proyek Bendungan Lau Simeme, Perintahkan Anggota Turun