Kasus asusila itu terbongkar saat ketiga korban mengadukan perbuatan AL pada masing-masing orang tuannya. Modus yang dilakukan pelaku berpura-pura melakukan pengobatan terapi pada para korban. Dari terapi itu, pelaku dengan leluasa memegang kemaluan para korban. Parahnya lagi, tempat kejadiannya di rumah pelaku.
Baca Juga: Kapolres Kendari Bakal Tindak Tegas Oknum yang Bawa Sajam Saat Bentrok
Sementara itu, SK, salah satu orang tua korban tidak menyangka pelaku akan tega melakukan perbuatan tercela itu. Pasalnya, selama ini mereka sangat bersyukur karena anak-anaknya diajari mengaji oleh pelaku. Ternyata, perbuatan pelaku sangat bejat.
"Mengajar mengaji hanya modus. Anak-anak kami dihipnotis lalu dicabuli," katanya.
Ia berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku, karena masyarakat sudah sangat resah. (B)
