Pemandangan lain ditemukan hampir setiap hari di jalan-jalan menuju kawasan industri Provinsi Banten. Para pelintas kerap menjumpai aparat berseragam coklat. Mereka berkelompok terdiri atas lima sampai enam orang.
Bila menemukan kejadian, misalnya kecelakaan lalu-lintas (KLL), polisi-polisi itu tak tinggal diam. Mereka sigap memberi pertolongan segera dan mengevakuasi korban. Tak jarang pula mereka akrab konko dengan warga sekitar, kemudian menyebar.
Tugas utama mereka, sebenarya, rutin inspeksi dalam rangka pengawasan kamanan, dari satu kompleks industri ke kompleks industri lainnya, terutama yang tergolong kategori objek vital dan lokasi wisata. Mereka itu polisi dari Direktorat Penagamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Banten.
Tiap hari mereka rutin berpatroli dan membina kepekaan masyarakat. “Sudah menjadi amanah kami harus dekat dengan masyarakat. Itu yang digariskan oleh Kapolda (IJP. Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho) dan sesuai pesan Kapolri,” kata Direktur Pamobvit Polda Banten, Kombes Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H.
Pelayan
