"Iya betul, kejadian itu. Kita masih oleh TKP (tempat kejadian perkara). Kami belum bisa memastikan almarhum menembak diri sendiri atau ada kesalahan teknis saat memasukkan magazen. Karena ada senjata V2 di sampingnya," kata Temmangnganro melalui WhatsApp group.
Dia menceritakan, usai ditemukan tertembak, Bripda MF dibawa ke Rumah Sakit KH Hayyung Selayar. Namun sesampainya di sana, dokter menyatakan pemuda berusia 26 tahun itu telah meninggal dunia.
"Kita dalami dulu, barang bukti sudah kami amankan termasuk senjata itu. Untuk sementara masih diduga kecelakaan teknis. Tapi kemungkinannya menembak diri sendiri. Kita fokus ke pengurusan jenazah almarhum dulu," tutupnya.(B)
Reporter: Rezki Mas'ud
Editor: Haerani Hambali
