Ibnu pun berharap penyidik profesional menangani kasus dugaan malpraktek anaknya di rumah sakit umum Mitra Medika Medan tersebut.
Baca Juga: Ayah Bayi Perempuan Korban Dugaan Malpraktik Rumah Sakit Mitra Medika Amplas Temui Penyidik
"Harapan saya penyidik bisa bersikap objektif dan profesional menangani kasus anak saya ini. Jika ada kelalaian kerja, artinya manejemen rumah sakit yang harus bertanggungjawab, jangan hanya sebatas dokter atau perawatnya saja yang bertanggungjawab," terangnya.
Sebagaimana diketahui, bayi perempuan baru lahir di Rumah Sakit Mitra Medika Amplas mengalami luka melepuh di kaki sebelah kanannya setelah mengikuti program pengecekan stunting pemerintah yang ditawarkan pihak rumah sakit itu. Pengambilan sampel darah dari tumit bayi pun dilakukan pada Jumat 10 Maret 2023, sekira pukul 17:00 WIB.
Kaki bayi tidak berdosa itu berubah berwarna merah seperti luka bakar usai tim medis mengambil sampel darahnya untuk mengecek stunting program pemerintah. Atas kejadian itu, ayah korban, Ibnu melaporkan pihak rumah sakit ke Polda Sumatera Utara dengan nomor laporan STTLP/B/319/1/2023/SPKT/Polda Sumatera Utara 14 Maret lalu. (B)
