BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Kasus penusukan mata murid sekolah dasar (SDG menggunakan pipa plastik di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara yang menyebabkan korban berinisial MF terancam buta masih dalam penyelidikan polisi. Sejumlah teman sekelas korban dan guru menjalani pemeriksaan di unit Reskrim Polsek Batauga.
Dengan didampingi petugas UPTD PPA Buton Selatan, sejumlah murid SD yang merupakan teman sekelas dan guru korban, mendatangi Polsek Batauga untuk memenuhi panggilan penyidik dengan status sebagai saksi.
Penyidik Unit Reskrim Polsek Batauga, Brigpol Salim mengatakan, para saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa penusukan mata menggunakan pipa yang dilakukan seorang murid laki-laki berinisial SF terhadap korban pada 11 September 2023 lalu. Dari hasil penyelidikan awal, semua keterangan saksi mengarah kepada satu orang yang merupakan terduga pelaku.
Baca Juga: Nelayan Buton Selatan Hilang saat Cek Bubu di Perairan Siompu Barat
"Tadi kami sudah memeriksa beberapa saksi, yaitu ibu guru dan dua murid yang merupakan teman sekelas korban, dari hasil pemeriksaan para saksi mengarah pada satu keterangan bahwa benar si pelaku anak ini melakukan perbuatan tersebut, sehingga mengakibatkan mata korban mengalami cedera," ungkap Salim, saat ditemui usai memeriksa para saksi, Selasa (3/10/2023).
