"Kami dari Polrestabes Surabaya melakukan penyuluhan kepada pelajar sekaligus melakukan sidak terhadap para pelajar, untuk antisipasi dini adanya keterlibatan pelajar dalam kelompok gangster," ucap Kompol Muchamad Fakih.
Aksi kekerasan dan tawuran kelompok remaja yang menamai dirinya 'gangster' kian meresahkan warga Kota Surabaya belakangan ini. Aksi sekelompok remaja yang konvoi sambil menenteng senjata tajam itu kerap ditemui ketika malam hari. Belakangan mereka terlibat tawuran, penyerangan pos satpam perumahan di Kenjeran, serta penyerangan warung kopi di bilangan Keputih Surabaya yang menyebabkan korban luka.
"Saya sebelumnya menyampaikan kepada Pak Kapolrestabes, ketika ketua gengnya sudah ditangkap, maka akan mudah mendapatkan data anak buahnya. Nanti akan kami datangi semua rumahnya, bukan untuk diapa-apakan lo ya, tapi kita ikutkan sekolah kebangsaan, kita bentuk karakternya,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dalam siaran persnya beberapa waktu lalu. (B)
Penulis: Try Wahyudi Ari Setyawan
Editor: Kardin
