"Ini salah satu modus baru pelaku. Tapi meskipun begitu, kami akan terus mengungkap kasus narkotika," terangnya.

Terpisah, salah satu pelaku berinisial ES ketika diinterogasi Kapolda Sumatera Utara mengaku, menjadi kurir karena membutuhkan biaya hidup dan untuk buka usaha.

"Saya hanya sebagai kurir pak, saya tidak mendapatkan apa-apa, karena saya sudah tertangkap. Jika belum tertangkap, saya dijanjikan uang Rp 20 juta untuk buka usaha," terangnya. (B)

Penulis: Reza Fahlefy

Editor: Kardin