Dikatakannya, sangatlah tepat apabila rumah kebangsaan ini nantinya bisa menjadi tempat untuk mencurahkan ide dan gagasan.
Wakapolda pun berharap, para mahasiswa yang intelektualnya sudah teruji supaya menggunakan rumah itu untuk mencurahkan ide dan gagasan demi NKRI umumnya dan bumi flobomorata khususnya.
“Terima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah atas keberadaan rumah kebangsaan ini, sehingga kita berharap implementasi dan aktivitasnya benar-benar untuk kepentingan bangsa bukan untuk kepentingan golongan tertentu atau orang perorang,” katanya.
Rumah kebangsaan itu dapat dijadikan tempat atau wadah bagi para pemuda dan mahasiswa indonesia berdiskusi memecahkan masalah terkait isu-isu terkini, serta, menggagas konsep untuk terus menjaga serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia demi mewujudkan visi Indonesia emas 2045.
Konsep rumah kebangsaan ini, kata Wakapolda, tidak hanya dibentuk di tingkat nasional, melainkan di seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu, semangat untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan dapat digelorakan dan dilakukan oleh seluruh, pemuda, mahasiswa dan masyarakat di seluruh Indonesia umumnya dan Nusa Tenggara Timur khususnya.
