Baca Juga: Dubes Hadir di HPN, Peluang Bagi Daerah Jalin Kerja Sama Strategis
Sekedar diketahui, Dinas Kesehatan Kota Surabaya melaporkan adanya dugaan jual beli vaksin booster secara illegal di Surabaya. Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina sebenarnya belum tahu persis terkait adanya jual beli vaksin COVID-19 booster. Namun, ada pemberitaan yang muncul bahwa seorang warga Surabaya mendapatkan vaksin Sinovac dengan harga Rp250 ribu.
Nanik sendiri mengaku masih menunggu hasil penelusuran Polrestabes Surabaya. Sebab, sekarang ini kepolisian sedang melakukan penyidikan.
Baca Juga: Sopir Angkot Kejar Pengendara Wuling Gunakan Senjata
"Hasil penelusuran kasus tersebut menunggu hasil penelusuran kasus dari pihak Polrestabes dan menunggu hasil penyidikan dari pihak Polrestabes," ucapnya. (B)
