"Pelaku FF akan membawanya ke ID yang akan menjualnya kembali ke Labuan Bajo, Kecamatan Wakorumba, Kabupaten Buton Utara," kata Rahmad, saat konferensi pers, Selasa (11/2/2024).
Dalam perjalanan dari Topa menuju tempat WW, mobil tersebut dikemudikan oleh pelaku FF dan pelaku RG memuat 40 jerigen ukuran 20 liter BBM jenis solar.
Sekitar pukul 20.30 WITA, kendaraan mereka melintas di Jalan Sibatara, Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau. Saat itu, RG melihat sisi kiri mobil yang mereka tumpangi sudah berasap di sekitar knalpot mobil.
Karena panik, pelaku FF dan RG turun dari mobil dan mencoba memadamkan api dari mobil tersebut dengan bantuan beberapa warga yang juga ikut menyiram.
"Namun, karena api sudah membesar, mobil tersebut didorong ke depan dan menabrak pagar rumah warga, La Seni," jelas Rahmad.
