"Jadi ini kami bantah dan juga fitnah yang kejam terhadap Pak HT," cetusnya.
Ia pun keberatan jika kliennya disebut salah satu calon bupati di Kolaka. Padahal menurutnya, saat ini belum ada penetapan terkait pencalonan kepala daerah di daerah teraebut.
"Kan ini belum ada tahapan dan penetapan calon kepala daerah, kok menyebut calon bupati. Kan kami keberatan soal itu," paparnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sultra, AKBP Bambang Wijanarko membenarkan soal menangkapan oknum diduga melakukan pemerasan tersebut.
"Betul," ucap AKBP Bambang Wijanarko.
