"Noferman menyerahkan uang kepada JA Rp 40 juta melalui rekening (transfer). Uang itu memang dijanjikan oleh Noferman untuk Denime, perempuan yang bersamanya dalam kamar hotel," kata Yudikar.

Selanjutnya, uang itu diserahkan oleh JA kepada Denime Hulu. Ada bukti kwitansi Rp 40 juta.

"Kalau dijadikan ini kasus pemerasan harus si Denime dulu yang ditangkap yang menerima uang baru yang lain. Penyidik Polrestabes harus tahu, kenapa Noferman memberikan uang kepada Denime. Karena untuk menyelesaikan masalah ditemukannya Noferman Zega sedang berduaan dikamar hotel kemarin. Uang itu untuk keluarga Denime," tegasnya

Menurut Yudikar, seharusnya JA menerima penghargaan dari kepolisian karena telah membantu polisi mengungkap kasus adanya seorang pria berduaan dengan istri orang didalam kamar hotel tanpa ada ikatan pernikahan.

"Apalagi ini anggota dewan yang merupakan panutan masyarakat Nias Utara," terangnya.