Selain itu, Dedi juga mengaku, pihak keluarga korban atau ahli waris sudah berdamai dengan manajemen bandara KNIA. Bahkan laporan yang adai baresi juga telah dihentikan sesuai dengan keterangan tim kuasa hukum pihak keluarga korban.
"Tapi mengapa sampai hari ini penyelidikan itu belum dihentikan, kami juga belum tahu. Kami akan selalu kooperatif jika keterangan kami diperlukan," terangnya.
Sedangkan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra menambahkan, penyidik akan melakukan penyelidikan terkait dengan ditemukannya wanita tewas di bawah lift bandara itu.
"Jadi tim telah meninjau lokasi. Memang di sisi pintu yang dibuka dan mengakibatkan kecelakaan itu, ada ruang yang cukup lebar kurang lebih 40-60 Cm saya hitung kemarin. Kenapa ada ruang," kata Irjen Pol Panca Putra.
Jenderal bintang dua itu mengaku, ruang yang menyebabkan korban jatuh menjadi masalah.
