Jelang pilkada 2020 saat ini, rangkul pukul kembali marak. Panggung politik saat ini, tak melihat wabah pandemic corona.

Justru fenomena pukul tampak dalam penanganan wabah corona di beberapa daerah yang mempertarungkan incumbent dan calon penantangnya.

Riuh demokrasi di tanah air di daerah tampaknya tak mengenal wabah? Walau pemerintah pusat dan DPR RI sudah bersepakat menunda pilkada akhir tahun.

Situasi bencana nasional ini mestinya menjadi momentum bagi aktor politik, untuk menghindari pukul dalam kontestasi politik.

Sebab rakyat memerlukan kekuatan bersama dalam menyelesaikan persoalan daerah dan nasional terkait wabah.