Saat ini sudah ada 6.248 orang yang positif corona yang sehat 631 orang dan yang meninggal 535 orang, dengan angka-angka ini Indonesia menempati posisi pertama untuk kasus corona di Asia Tenggara. Itu semua terjadi karena saat Indonesia belum ada kasus positif corona para pemimpin kita lebih asyik bermain kata-kata tentang kekuatan negara ini yang tidak akan ditembus oleh virus corona.
Saat awal virus ini masuk kita lebih banyak bermain dengan slogan baik itu lockdown, karatina wilayah, darurat sipil, darurat kesehatan sampai pada pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dan kita lebih banyak saling menyalahkan.
Kesimpulannya sekali lagi kita adalah bangsa yang reaktif pada setiap persoalan dan bukan bangsa yang proaktif. Kalau kita sudah gagal di tahapan pertama masih ada dua tahapan yaitu tahapan saat terjadi bencana dan tahapan pascabencana yang tidak boleh gagal.
Pada tahapan saat terjadi bencana covid-19 sangat dibutuhkan uluran tangan semua pihak, termasuk para politisi yang saat sekarang ini sudah saatnya berempati pada masyarakat yang terdampak covid-19.
