Baca Juga: Hingga Akhir Tahun, Kemenkes Targetkan Vaksinasi Capai 300 Juta Dosis
Bila masalah Garuda lebih banyak karena masalah manajemennya yang mesti dibenahi, dan jika benar ada tindak korupsi di manejemen Garuda, sebaiknya aparat terkait seperti KPK, kepolisian, Kejaksaan termasuk BPK segera melakukan penindakan dan melakukan audit secara menyeluruh guna mengetahui semua kemungkinan praktik korupsi yang diduga dilakukan oleh para direksi Garuda sebelumnya maupun yang sedang menjabat saat ini.
Fauzi mengusulkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk memecat semua direksi dan komisaris Garuda Indonesia. Menurutnya, krisis yang dialami Garuda ini disebabkan oleh moral hazard yang dilakukan manajemen Garuda selama bertahun-tahun.
Seperti penggelembungan jumlah pesawat secara total terdapat 142 unit pesawat yang kebutuhan riilnya hanya mencapai 41 unit. Kemudian penggelembungan harga sewa dari US$ 750.000 menjadi US$ 1,4 juta per bulan.
"Mestinya Direksi Garuda saat ini melakukan efesiensi atau pengetatan anggaran, dengan cara mengurangi jumlah pesawat yang disewa, tak perlu sebanyak itu, kan yang dibutuhkan hanya 41 unit tapi disewa 142 unit ini kan pemborosan," imbuhnya.
