Tiga unit sepeda motor lainnya dari TKP berbeda di wilayah Kolaka Timur masih dalam tahap pencarian dan pengumpulan oleh Satreskrim.
Sebagian besar motor yang dicuri, kata Tinton, adalah kendaraan dengan sistem pengamanan yang lemah sehingga mudah dibobol oleh pelaku.
Tinton mengimbau masyarakat untuk menambah pengamanan pada kendaraan agar menyulitkan aksi pencurian.
“Para pelaku ini melakukan aksinya tidak butuh waktu satu menit,” jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Kolaka Timur, AKP Harry Prima, menjelaskan modus operandi para pelaku. Mereka menyasar sepeda motor yang terparkir di depan atau teras rumah, kemudian menjebol rumah kunci motor menggunakan kunci T yang telah dimodifikasi.
