KENDARI, TELISIK.ID - Polresta Kendari menggelar konferensi pers terkait kasus peluru nyasar yang mengenai bocah perempuan sedang tidur pulas di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, pada Minggu (11/2/2024) dini hari di Polsek Mandonga.
Dari keterangan Kapolresta Kendari Kombes Aris Teguh, insiden tersebut bermula saat pihak Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara sedang berpatroli rutin menerima laporan dari warga bahwa ada konvoi sepeda motor, serta membawa senjata tajam di Kelurahan Puuwatu dan mengancam warga.
Atas laporan tersebut pihak kepolisian yang sedang patroli langsung mendatangi tempat kejadian di jalan Pattimura, Kecamatan Puuwatu. Saat itu, tim patroli menemukan beberapa pemuda sedang membawa senjata tajam jenis samurai dan berupaya menyerang petugas.
Baca Juga: Biaya Pengobatan Bocah yang Terkena Peluru Nyasar Ditanggung Polda Sulawesi Tenggara
Melihat salah seorang yang berusaha menyerang petugas dengan sebilah samurai, salah seorang anggota mengeluarkan senjata untuk memberi peringatan.
